Menganga 3 Hari, Jalan Desa Serut Akhirnya Ditambal
Reporter
Muhamad Muhsin Sururi
Editor
Sri Kurnia Mahiruni
10 - Feb - 2021, 03:06
TULUNGAGUNGTIMES- Selama 3 hari para pengguna jalan yang melintas Desa Serut Kecamatan Boyolangu, tepatnya utara masjid desa setempat disuguhkan dengan pemandangan lubang menganga di tengah jalan.
Lubang di tengah jalan tersebut disebabkan karena beton penutup saluran air yang ada di bawah jalan raya itu ambrol.
Baca Juga : Hari Keenam Banjir di Jombang, Baru Surut di Dua Desa
Salah satu warga Desa Serut Kusnan mengatakan, jalan raya itu ambrol beberapa hari yang lalu, dari pada menyebabkan kecelakaan warga memberi bambu penanda agar diketahui para pengguna jalan.
"Setahu saya, jalan itu ambrol beberapa hari lalu, tapi pastinya kapan saya tidak tahu," katanya. Selasa (09/02/2021).
Menurut Kusnan, jalan itu memang jalan produktif, karena di sekitarnya banyak distributor makanan ringan. Kalau tidak segera diperbaiki bisa menyebabkan macet di jam-jam produktif (sore hari).
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Desa Serut Syamsudin mengatakan, tanda-tanda jalan mau ambrol sudah diketahui warga sejak lama, sebelum ambrol jalan di wilayah Desa Serut bagian utara itu sudah terlihat retak dan permukaan jalan sedikit menurun.
"Itu tanda-tandanya sudah lama, tapi ambrol dan diberi plang (baca: bambu penanda) baru 3 hari yang lalu," kata kades melalui telepon seluler. Selasa (09/02/2021).
Pemerintah desa, lanjutnya, setelah dapat laporan jalan ambrol dari masyarakat langsung diteruskan ke Dinas PUPR Kabuputen Tulungagung karena kewenangan perbaikan jalan raya itu ada pada pemerintah kabupaten.
Baca Juga : Kompetitif, Ujian Perangkat di Desa Wates Transparan dan Lancar
Saat diberi laporan ambrolnya jalan, pihak dinas merencanakan akan membongkar semua saluran dan dibangun saluran yang baru agar tidak mudah ambrol seperti saat ini.
Mengenai penyebab ambrolnya jalan, menurut Syamsudin dikarenakan ada saluran air yang melintas di bawah jalan itu dan pengaruh usia saluran yang sudah tua akhirnya kekuatannya pun berkurang dan terjadi ambrol.
"Tadi pagi sudah diperbaiki, sementara hanya ditambal dengan cor tidak dibongkar semua," katanya.
Sebagai Kades, Syamsudin berterimakasih atas respon cepat dari dinas PUPR yang segera memperbaiki jalan yang ambrol di wilayahnya itu.
